Grafik ethereum

Informasi utama mengenai Ethereum

Ethereum merupakan platform berbasis blockchain untuk layanan terdesentralisasi. Ether (ETH) merupakan token aslinya yang digunakan untuk mengirimkan informasi dalam jaringan. ETH hanya kedua setelah pesaing utamanya, Bitcoin, dalam hal nilai.

  • #Bitcoin

    $65562.69

    14 Jun 2024 23:04

  • Perubahan Harga (% chg)

    0.31 (0%)

  • Закрытие

    $66679.8

    Открытие

    $68124.7

  • Максимальная цена

    $67337.8

    Минимальная цена

    $64986.3

  • Недельный максимум

    $73859.3

    Недельный минимум

    $24753.3

Transaksi terbaru dari trader lainnya dalam waktu riil (#Bitcoin)

Harga
Jumlah
Nilai
Harga
Jumlah
Nilai
Harga
Jumlah
Nilai
Harga
Jumlah
Nilai

Daftar

Pelajari selengkapnya tentang Ethereum

Sejarah

Konsep Ethereum sebagai aset digital diperkenalkan kepada publik pada 2013 oleh seorang programmer Vitalik Buterin. Ia lahir di Rusia namun orang tuanya berimigrasi ke Kanada ketika ia kecil. Ia menggali lebih dalam tentang Bitcoin selama beberapa tahun karena tertarik untuk mendesain platform yang lebih canggih untuk menjalankan program terdesentralisasi. Nama untuk token baru ini dipilih dengan seksama. Istilah Ether mengartikan sebuah jaringan transparan yang akan menjangkau dunia. Buterin bekerja sama dengan pengembang lain dan satu tahun kemudian menampilkan cetak biru untuk skrip Ethereum. Tidak lama setelahnya, pada 2015, timnya meluncurkan proyek secara resmi dan rangkaian blok pertama Ethereum ditambang. Awalnya, Vitalik Buterin menggalang dana untuk proyeknya melalui crowdfunding. Belakangan, penemuannya menarik minat banyak lembaga keuangan dan perusahaan besar. Ethereum ternyata sukses besar. Pendirinya yang memiliki sebagian dari token ETH memiliki status sebagai miliarder crypto. Saat ini, Ether dan Ethereum sering digunakan sebagai sinonim, meskipun konsepnya tidak sama. Ethereum adalah platform perangkat lunak berbasis blockchain, tetapi Ether adalah token aslinya. Sederhananya, Ether adalah mata uang crypto yang ada di jaringan Ethereum yang didukung oleh teknologi blockchain.

Ethereum melawan Bitcoin

Pada saat pembuatan materi ini, Ethereum berada di peringkat kedua di antara cryptocurrency dalam hal kapitalisasi pasar. Bitcoin secara tegas diakui sebagai crypto teratas: Masing-masing $741,6 miliar dan $310,9 miliar. Kedua cryptocurrency adalah token yang paling bernilai. BTC saat ini diperdagangkan di sekitar $39.000 per token. ETH trading mendekati $2.600. Kedua aset digital ini adalah rival utama untuk alasan tertentu. Mereka memiliki fitur umum dan dibedakan pada waktu yang sama. Kemiripan pertama adalah teknologi blockchain. Yang kedua adalah volatilitas tinggi. Selain itu, keduanya diciptakan untuk terdesentralisasi. Untuk fungsi mereka, Ethereum menawarkan peluang yang jauh lebih luas. Ethereum diakui sebagai mata uang digital, sistem pembayaran, dan aset investasi. Fitur unik Ethereum adalah mereka mendukung kontrak pintar, yaitu sebuah alat penting dibalik aplikasi terdesentralisasi dri platform. Transaksi diverifikasi secara otomatis. Menariknya, Ether dan token lainnya bisa digunakan sebagai alat pembayaran. Oleh karena itu, konsep Ethereum melahirkan sejumlah besar start-up dan ICO. Tak heran, cryptocurrency ini menggairahkan minat para pengusaha dan perusahaan IT. Platform Ethereum digunakan untuk membuat dan menjalankan sejumlah dana investasi, portal web monetisasi video game, dan platform untuk proyek budaya dan seni. Platform Bitcoin juga menyertakan kontrak pintar, tetapi pembuatannya merupakan aktivitas yang lebih memakan waktu. Penambangan Ethereum 11 kali lebih hemat energi daripada penambangan Bitcoin. Karena itu, proyek pertama lebih ramah lingkungan. Sementara emisi Bitcoin dibatasi hingga 21 juta token, token Ether dapat ditambang tanpa batasan apa pun. Terakhir dan tidak kalah penting, rata-rata kecepatan menciptakan blok pada platform Ethereum adalah 15 detik, namun memerlukan 9 menit untuk menciptakan blok pada platform Bitcoin. Dalam kedua kasus tersebut, penambang mendapat hadiah dalam bentuk token. Saat ini, hadiah di jaringan Bitcoin adalah 6,25 BTC sedangkan di platform Ethereum adalah 2 ETH. Selain itu, halving Bitcoin terjadi setiap 4 tahun sekali seperti jarum jam. Sebaliknya, halving Ethereum tidak terjadi tepat waktu.

Chart USD/ETH

Kami telah menyebutkan bahwa Ethereum diluncurkan pada 2015. Saat itu, Ethereum diperdagangkan di $2,8. Setelah itu, kuotasi sering berubah dan meluas. Dengan demikian, satu haru setelah peluncurannya, token terdepresiasi sebanyak empat kali. Hal ini haru saja disebutkan oleh fakta bahwa investor yang pertama akan menyimpan uang mereka di token baru mulai menjualnya. Kerendahan sepanjang waktu tercatat pada pertengahan Oktober 2015, ketika harga turun menjadi $0,4. Seiring berjalannya waktu, permintaan dan penawaran mencapai keseimbangan. Pada tahun 2016, kuotasi naik di atas $10 untuk pertama kalinya dalam sejarah. Para ahli menduga bahwa kenaikan itu didorong oleh peralihan ke protokol Homestead dan penambahan ETH ke dompet perangkat keras Ledger Nano S yang populer. Pada 2017, minat dalam ETH di dukung oleh platform trading sosial. Hanya setelah token muncul pada pertukaran yang dikenal luas, ini menjadi sangat populer. Selain itu, nilai BTC meningkat secara aktif pada masa itu. BTC mendukung ETH karena berkorelasi dengan cryptocurrency lainnya. Oleh karena itu, di akhir tahun, ETH bernilai sebanyak $800. Selama periode 2018-2020, kuotasi meningkat antara $108 dan $1,410. Token ini menutup 2020 di level $635.

Dengan kata lain, dari 2015 hingga 2020, harga aset naik sebanyak 227 kali. Dengan demikian, investasi $100 membawa keuntungan sebesar $22.700.

Dinamika tahunan

Dengan melihat grafik, Ethereum sangat volatil. Dalam artikel “Harga ETH dalam 12 bulan terakhir”, anda akan mempelajari bagaimana harga berubah selama tahun sebelumnya. Pada 2021, token memperoleh nilai dan menetapkan nilai tertinggi baru sepanjang masa di $4.900. Ini terjadi di tengah kenaikan di seluruh pasar cryptocurrency. Kemudian, aset digital banyak diminati dan ETH tanpa terkecuali. Membuka tahun di level $970, altcoin melampaui $3.960 di bulan Mei. Kemudian, hagra turun menjadi $1.900 dan mendekati $5.000 di musim gugur. Pada awal 2022, satu koin seharga $3.800. Pada pertengahan Maret, harganya turun menjadi $2.600.

Oleh karena itu, dalam 12 bulan terakhir, dari Maret 2021 hingga Maret 2022, Ethereum naik 48%. Sementara itu, Bitcoin turun 35% di periode yang sama. Dalam beberapa tahun terakhir, Ethereum meningkat dalam hal kapitalisasi pasar. Nilai mata uang yang beredar melonjak menjadi $310,8 miliar dari $211,5 miliar. Saat ini, pasar saham Ethereum bertahan di 18%, sementara itu satu tahun lalu, pasar Ethereum senilai sekitar 12%. Untuk peiode yang sama, dominasi BTC turun menjadi 43% dari 63%.

Dimana membelinya

Saat Anda memutuskan untuk berinvestasi dalam aset khusus, Anda terutama harus fokus pada harganya. Untuk mempelajari lebih tentang harga Ethereum, baca artikel tentang “Berapa harga ETH”. Saat ini, ETH diperdagangkan di banyak bursa, termasuk IFXBIT, Binance, Kraken, Coinbase, dan sebagainya. Dimungkinkan juga untuk membeli altcoin melalui penukar virtual. Trader dapat memilih yang paling tepat melalui layanan BestChange. Trader juga membeli ETH melalui layanan p2p dan dari trader lain. Secara khusus, varian huruf dapat menimbulkan banyak risiko. Apapun alat pemeblian aset yang Anda pilih, Anda memerlukan dompet untuk menyimpan koin. Jika Anda memilih bursa crypto, Anda akan mendapatkan penyimpanan otomatis. Dalam hal lain, Anda harus mencarinya sendiri. Terdapat banyak jenis wallet di pasar. Jika Anda memilih smartphone, lebih baik fokus pada varian ponsel. Jika Anda menggunakan komputer, Anda bisa menggunakan versi desktop.

Terlepas dari itu, juga terdapat hardware dan dompet kertas.

Dompet ETH populer:

  • MyEtherWallet
  • Trezor;
  • Ledger Nano S;
  • Trust;
  • Mist.

Penambangan

Jika Anda ingin memperoleh Ethereum, Anda bisa menambangnya. Untuk mempelajari tentang ciri khas penambangan ETH, baca artikel “ETH difficulty chart”. Untuk mendapat ETH, penambang juga menggunakan kekuatan dari peralatan mereka, sebagai contoh, komputer dan laptop, untuk menambang blok baru pada jaringan. Dalam hal ini, kesulitannya adalah persyaratan untuk penambang diatur oleh jaringan. Hadiahnya adalah koin Ethereum. Ketika banyak pengguna yang ingin mendapatkan koin, kesulitannya naik dan perlu lebih banyak dorongan untuk menambang blok. Ketika jumlah penambang turun, menjadi lebih mudah untuk mendapat koin. Kesulitan ini diperlukan untuk membuat proses penambangan menguntungkan. Hal ini memungkinkan ketika harga koin melebihi pengeluaran listrik dan peralatan. Selain itu, kesulitan memberikan fase yang diperlukan dalam merilis koin baru dan mempertahankan kecepatan transaksi yang diperlukan. Kesulitan ini diukur oleh Hashes atau TeraHashes. Indikator kesulitan ETH terus-menerus berubah. Hal ini terjadi sekali dalam 14 hari. Penyesuaian dilakukan secara otomatis berdasarkan data jumlah blok yang ditambang dan hashrate, yaitu total kapasitas dalam periode waktu tertentu. Pada saat penulisan, kesulitan penambangan ETH adalah 12.7 P, yaitu 12,700 TH. Untuk perbandingan, untuk beberapa waktu setelah peluncuran, indikator ini adalah 6-8 TH.

Chart ETH Classic

Kita harus menjelaskan bahwa Ethereum Classic tidak sama dengan Ethereum, yang telah kita jelaskan di atas. Ada beberapa alasan untuk hal itu. Pada 2016, jaringan Ethereum mengalami serangan peretasan, memungkinkan para kriminal mencuri lebih dari 3.5 juta token. Untuk menyelamatkan situasi ini, pengembang mengambil langkah drastis. Oleh karena itu, blockchain bercabang menjadi Ethereum (ETH) dan Ethereum Classic (ETC), yang merupakan versi asli. Apa perbedaan diantaranya? Mari kita fokus pada angka-angka. Cryptocurrency ini memiliki ticker dan harga-harga yang berbeda. Saat penulisan artikel ini, ETH diperdagangkan di $2.590, sedangkan ETC senilai $25,87. Dengan demikian, ETC 100 kali lebih murah dari ETH. Dilihat dari dinamika Ethereum Classic sejak 2016, pergerakan harganya mirip dengan Ethereum. ETC mencapai level tertingginya pada Mei 2021 seperti ETH. Kemudian, harga token melampaui $130. Ethereum Classic jatuh ke kerendahan sepanjang waktu dari $0,6 di bulan Juli 2016.

Selain itu, aset memiliki kapitalisasi pasar yang berbeda. Market cap ETC senilai 3,4 miliar, sedangkan salah satu dari ETH 90 kali lebih banyak. Oleh Karena itu, mereka memiliki posisi berbeda dalam peringkat. ETH peringkat 2, sementara itu ETH 35. Pada akhirnya, mereka dibedakan dalam volume trading. Volume ETH 24 jam adalah $20 miliar, sementara itu volume trading dari Ethereum Classic adalah sekitar $216 juta.

Prospek

Masa depan apa yang akan dihadapi ETH? Untuk mempelajari tentang masa depan dari cryptocurrency dalam jangka pendek dan panjang, baca artikel “Outlook untuk ETH”. Ada banyak faktor yang mempengaruhi harga altcoin. Dinamika yang tercatat pada 2017 membuktikan fakta ini. Situasi keseluruhan dalam pasar cryptocurrency dan formasi dari startup dan proyek baru dalam rantai Ethereum memiliki pengaruh terbesar pada aset. Ketika sumber media masa merilis berita mengenai peristiwa tersebut, Ethereum menjadi sangat menarik bagi investor, yang mendorong harganya. Selain itu, Bitcoin juga mempengaruhi altcoin. Umumnya, altcoin jatuh dan naik bersamaan dengan Bitcoin. Faktor geopolitik dan kebijakan moneter di negara-negara besar juga mempengaruhi altcoin. Oleh karena itu, pada 2022, kuotasi dipengaruhi oleh situasi di Ukraina dan pengetatan kebijakan moneter AS. Perkembangan teknologi ETH adalah satu lagi faktor yang membentuk harga aset. Analis yakin bahwa pembaruan adalah pengendali utama dari pertumbuhan cryptocurrency. Saat ini, banyak proyek DeFi dan NFT dibangun pada jaringan Ethereum blockchain. Pada 2022, pencipta ETH menjanjikan transisi akhir ke versi 2.0. Algoritme baru ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan jaringan dan keramahan lingkungan dari penambangan ETH. Menurut perkiraan, tahun ini, nilai ETH akan mencapai setidaknya $7.000 karena ketiadaan force majeure. Prediksi lebih optimis menunjukkan kenaikan di atas $10.000.

Kesimpulan

Seperti yang bisa kita lihat, ETH memiliki potensi kenaikan, yang menarik pengikut baru dan membuat Ethereum lebih populer. Meskipun terdapat keraguan, itu telah terbukti menjadi aset penghasil keuntungan yang andal, yang terus dikembangkan dan ditingkatkan. Fitur Ethereum menjadikannya pilihan yang baik untuk investasi jangka panjang dan trading jangka pendek. Apakah Anda ingin bergabung dengan komunitas ETH? Berinvestasi di altcoin pada bursa IFXBIT.

Keunggulan IFXBIT

Dapatkan bantuan dari dukungan tim bantuan profesional setiap saat

Keamanan aset anda dijamin oleh autentikasi dua faktor dan notifikasi SMS

Buy/Sell dengan komisi trading terendah 0,1 %

Trading dan investasi cryptocurrency pada perangkat apapun